OLAHRAGA ATLETIK
LARI JARAK JAUH (MARATHON)
Kali ini aku mau membahas sedikit tentang cabang atletik yang satu ini, yakni Maraton atau biasa disebut Lari Jarak Jauh.
Minggu lalu dapet tugas ini dari guru PPL. Jadi, daripada ilmunya cuma buat aku aja, mending aku bagi disini juga :D semoga bermanfaat buat kalian yang juga lagi pusing sama K13.
Nah, sebelum kita memasuki pembahan masalah lari jarak jauh mari kita lihat sejenak pengertian dari pada atletik, karena semua jenis lari berhubungan langsung dengan atletik. Baiklah, pertama atletik merupakan gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata atletik ini berasal dari bahasa Yunani "athlon" yang berarti "kontes". Atletik adalah cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada tahun 776 SM. Induk dari organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).
Cabang olahraga atletik nomor lari terbagi ke dalam beberapa jenis yaitu lari jarak pendek, lari jarak menengah, lari estafet, lari gawang dan lari jarak jauh. Untuk lari jarak jauh atau yang sering disebut dengan marathon olah raga ini dilakukan dalam lintasan yang berjarak 3000m, 5000m, 10.000m, sedangkan marathon dan juga cross-country, harus dilakukan diluar stadion kecuali star dan finish, ketahanan fisik dan mental merupakan keharusan bagi pelari jarak jauh. Ayunan lengan dan gerakan kaki dilakukan seringan-ringannya pada saat seorang pelari melakukan lari jarak jauh. Semakin jauh jarak lari yang ditempuh oleh seorang pelari maka makin rendah pula lutut diangkat dan langkah juga semakin kecil.
Di Indonesia sendiri, mulai menjamur kebiasaan lari jarak jauh, seperti lari 5K, 10K, dan lain sebagainya. Pesertanya pun kian membludak. Namun, sebenarnya seberapa bermanfaatnya sih lari jarak jauh seperti ini?
Namun, ada banyak persiapan yang harus dilakukan untuk menyiapkan diri kalian untuk menaklukkan jarak yang begitu panjang, dengan cara berlari. Jangan sampai, justru cidera yang kalian derita karena kurangnya persiapan.
Untuk kalian yang tidak rutin melakukan olahraga atletik ini, maka tak ada salahnya untuk memulai berlari. Semuanya dapat dilakukan secara bertahap, sehingga kalian tak perlu langsung berlari sejauh 10 kilo meter. Jangan pasang target tertentu yang membuat kalian justru terbebani. Berlarilah sesuai kemampuan kalian, karena jika telah terbiasa, semua otot dan stimulus di dalam otak pun akan menjadi semakin kuat untuk membantu memperpanjang jarak tempuh.
Soal waktu tempuh juga tak perlu dihiraukan, karena kalian masih dalam tahap persiapan. Fokuslah untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan berlari, sehingga tak perlu memperdulikan berapa waktu yang ditempuh untuk jarak tertentu.
Selain itu, asupan gizi dari makanan dan suplemen tambahan, juga tak kalah penting. Namun, jangan gunakan doping yang sebetulnya lebih banyak memberi dampak negative. Perbanyaklah minum air putih bersuhu normal, untuk mengembalikan kebugaran setelah latihan.
Jika kalian telah terbiasa melakukan olah raga lari, maka ada beberapa manfaat yang bisa kalian rasakan setiap hari. Antara lain :
Fisiologis
Secara fisik, tentu saja sangat banyak manfaat dari olahraga lari. Seperti, meningkatkan aktivitas jantung, sehingga mengurangi resiko sakit jantung yang menjadi pembunuh manusia nomor satu. Ukuran jantung pun akan lebih besar, sehingga mampu menampung lebih banyak udara, yang membuat peredaran darah di system tubuh, menjadi semakin baik.
Mental
Dengan berlari jarak jauh, kita pun akan memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesehatan jiwa atau mental. Klian akan terlatih untuk senantiasa focus pada tujuan. Otak akan selalu memiliki determinasi tinggi, yang membangkitkan gairah serta semangat juang kita sehari-hari.
Karena lari jarak jauh memungkinkan kalian melihat berbagai hal di sekitar kalian, maka manfaat rekreasi pun akan kalian dapatkan. Rekreasi ini juga sangat berguna untuk proses penyegaran mental dan pikiran kalian, sehingga kalian mampu berpikir lebih jernih.

.jpg)